Rabu, 09 Desember 2009

hidup adalah sebuah catatan: catatan bersama bayangan

hidup adalah sebuah catatan: catatan bersama bayangan

bahwa hidup adalah sebuah catatan suatu hubungan yang selalu terkait dengan Sang Pecipta, Alam dan makhluk hidup..

catatan bersama bayangan

bahwa hidup adalah sebuah catatan suatu hubungan yang selalu terkait dengan Sang Pecipta, Alam dan makhluk hidup..

aku hempaskan tubuhku, membuka pakaian penghangat dari balutan ditubuhku, udara diluar sangat dingin sehingga harus memakai pakaian seperti ini, namun belum ada 15 menit sudah terasa panas..serba salah...
aku menatap langit-langit kamar, ada satu pantulan bayang dari arah kiri, membentuk garis, dan aku menatapnya dalam-dalam, aku cari sumber bayangan tersebut tapi tidak ku temukan, aku kembali menutup mataku, menahan dingin dengan selimut tipis.
kucoba memejamkan mataku perlahan, ada bayangannya, bayangan yang mengusikku.
senyumannya, rasa simpatik ku dimulai dari senyumannya, kemudian menjadi andalannya saat aku marah, satu rasa yang sampai saat ini kurindukan.
aku berpikir keras untuk menghilangkan bayangan itu, aku mencoba mengatakan pada diriku, bahwa waktu akan mengikisnya.
aku cukup tersiksa, ada sedikit kelemahanku adalah melupakanya dengan mudah tapi tak bisa membiarkan semua berlalu dengan ikhlas..

dia terlahir dengan dua label didalam jiwanya..
menjadi yang lahir bahagia, dan terlahir dengan beban. tapi hidup itu adalah label-label yang memang lebih menjadikan kita sebuah merk hidup yang disudutkan oleh pandangan-pandangan tidak terlihat dengan jelas, artinya seberapa banyak label positif itu menjadikan kamu sempurna untuk bahagia, karena label negatif itu akan mengikuti kamu, seperti bayangan yang mengejar-ngejar dirinya sendiri.

dia,adalah sahabat ku dalam cerita begitu banyak, cerita kesombongannya yang begitu kuat, dia yang menjelaskan ku tentang dirinya dengan unsur manipulatif dan merambah menjadi alur yang kadang-kadang aku sesali, dia yang sesekali mengira aku terlampu lemah untuk kuat, baiklah ini harus diluruskan segera..

dia adalah aku dengan sedikit cercaan dari cerita sekitarnya, dia adalah rumput liar, terlalu liar kata pria intuk seorang wanita, dia adalah cerita yang penuh rasa haru dan meyakinkan.

dia membuatku menjadi bertingkah aneh, kehilangan diri sendiri dan merubah diri dengan merahasiakan siapa aku pada sahabat-sahabatku, label diri bahwa aku adalah pendusta..

sedikit bertanya pada dia, dia akan mengandalkan senyuman nya untuk membuat aku diam, karena senyumnya maut dan tak mampu untuk ku kalahkan.
dia yang aku sesali ketika dia tidak ada, dia yang terus menjadi bayang-bayanganku, dia mengacaukan hidupku kali ini..

aku biarkan bayangan ku pergi, dan mencari apa yang ia mau..karena saat ini aku dalam diamku sedang berpikir bukan cuma membiarkan dia pergi, tapi bagaimana membunuh bayanganku itu...

dia adalah sosok yang hitam dan terus mengikuti...



jakarta "untuk bayangan yg baru terlepas"

Senin, 07 Desember 2009

Dia pergi…tapi tetap ada…

bahwa hidup adalah sebuah catatan suatu hubungan yang selalu terkait dengan Sang Pecipta, Alam dan makhluk hidup..

Cerita darinya untukku dengar, untuk ku sadari dia bukan seperti yang ku kira,dia yang mengajarkan aku banyak hal,pria ini membutakan aku bahwa tidak perlu berpikir utk cinta,lakukan dan rasakan karena cinta datang sekali..pria ini teman yang yang berbeda tapi menjadi sahabat yang luar biasa ketika dia berbagi tentang masa lalu dan cintanya,pria ini mengajarkan bahwa pergi akan membuat dia semakin ada...
Pria ini menyadarkan ku bahwa apa yang aku alami adalah pelajaran cinta dan koreksi diri,setia dan ketulusan..selamat buat mu pejuang ku!
Aku akan mencoba menjadimu dan menceritakan apa yang kamu rasakan dengan kalimat manis yang lebih sederhana...

Aku bahagia bisa membuka jendela, mencium embun pagi ini dan melihat matahari bersinar, aku bahagia bertemu dengannya, bahagia sekali meskipun itu hanya dalam mimpi, aku sudah cukup senang..dia membelai rambutku kemudian mencium keningku dan berkata”kamu selalu membuat ku ingin memelukmu dan menciummu,kamu selalu memberi rasa rindu itu..”
Dia..yang telah pergi tanpa sempat untukku jadikan ratu dalam hidupku, dia yang mengisi hari-hariku dengan dukungan, dia tanpa harus kukatakan cinta, mengerti dan tau bahwa aku sangat mencintainya...dia yang ketika harus pergi membuat jatuh terduduk dalam kelemahan yang tidak dimiliki pria,tersungkur,pingsan dan rasanya aku seperti naga kalah perang..naga yang Cuma bisa meraung-raung,berteriak dan menangis,
Dia membuat ku terpukul,dia yang membuatku benci cinta lain,dia yang kujadikn bentuk cinta, dia yang meninggalkan ku untuk selamanya,dia yang diambil maut oleh kecelakaaan, dia yang terbujur kaku karena salahku..dia yang tidak pernah tau betapa aku hampir hilang kendali terhadap diriku sendiri saat dia pergi,dia tidak tau aku meratapinya...sayang..jangan pernah tinggalkan aku....
Aku pria, dengan banyak kelemahan, pria dengan banyak kesombongan dalam diriku, ternyata aku harus belajar dari cinta untuk mengikis itu semua,tapi kenapa cinta harus mengorbankan dia?aku masih bertanya..dan tidak menemukan jawabannya

Dia...gadis manis yang memiliki suara yang amat merdu,tegas dan punya hati malaikat ..
Wajahnya yang manis dengan senyum yang tulus, tatapan nya yang penuh arti dan sapaan manisnya buatku, itu milik terindah yang pernah kumiliki, bahasa tubuhnya yang terlalu santun buat seorang rocker seperti dia, rocker hebat dengan mental dan rohani yang hebat..dia adalah dewi buatku..aku menggilainya dulu,sekarang dan mungkin untuk selamanya..

Beberapa tahun silam....
”rasanya ga adil dong kalo harus aku yang ngalah..!”aku berteriak kencang saat dia mencoba menepiskan tanganku ketika menariknya dari kursi yang amat rapuh menurutku untuk didudukinya...
”ini bukan masalah mengalah atau tidak,ini hanya minta sedikit pengertian kamu..hanya itu”
Dia menatapku dalam dan sedikit rasa kecewa kulihat diwajahnya..
Aku memang pria yang dilahirkan dengan egois tinggi,dan baru kusadari itu saat ini,saat dia telah tiada. Aku menariknya dari tempat itu, sedikit saja hentakan ku itu sudah membuatnya mengikuti mau ku, aku menariknya dan memegang tangannya,
”apa-apaan kamu!dengarin aku..aku bukan boneka kamu, aku ga boleh marah?,kamu egois!aku begini karena ada alasannya, kamu terlalu memikirkan diri kamu..kamu ga pernah mikirin hati aku..”dia menangis dan menarik tangannya...
Aku yang saat itu terlalu egois, tetap menarik tangannya,aku menghidupkan mesin motorku, dan memaksanya untuk duduk dimotorku,aku pun berlari bersama motorku dan dia diboncengan seperti kesetanan,dia yang saat itu masih jengkel denganku,, mencoba menepuk bahuku aku menoleh ke belakang, tapi tanpa kusadari semua membuatku tidak sadar beberapa menit..tiba-tiba aku sadar, semuanya merah, orang berteriak,aku berada disebuah tepi sisi jalan,berlumuran darah...mataku menuju dia,dari hidung,bibir dan tubuhnya bersimbah darah, aku memejamkan mataku..menahan rasa sakit yang dalam melihat dia terkapar tak berdaya sementara aku tak mampu untuk bangkit dan menolongnya, aku pingsan...

”sudahlah..ni bukan salah kamu sohib..” seorang teman baik menepuk bahuku sambil membawakan aku segelas air putih..aku baru saja sadar dari pingsanku yang entah ini yang ke berapa, tubuhnya masih ada diruang duka, aku duduk tidak mengerti apa yang terjadi, aku tidak kuat melihat tubuh manis itu tidak bergerak selamanya dan akan jadi makanan cacing nantinya, dia tidak akan pernah kulihat lagi,dia yang punya senyuman manis itu,dia yang tulus menerima aku apa adanya,dia yang tidak pernah meminta apapun dari ku kecuali kesetiaan dan kesabaran, dia yang selalu ku sakiti..oooh Tuhan aku tak mau ini..aku menundukkan kepalaku menatap hari-hari kelabu ku bersama bayangannya, selamanya akan begini kah aku,Cuma bisa memeluk dia melalui bayangan dan kenangan,aku tidak sempat membuat dia bahagia...oo sayang tolong jangan pergi ..bangunlah..aku menangis dalam hati..aku tidak mampu menahan ini semua..

Hari-hari berlalu, tapi kenangan pahit dan menyakitkan itu membekas begitu dalam, ini sudah hampir tahun ke 8 aku hidup tanpa mu sayang...aku berbicara padanya setiap tahun,setiap ujung waktu ditahun yg akan berlalu,membawanya mawar merah dan menyayikan lagu di nisannya, lagu yang pernah ada dan takkan pernah hilang untukku, untuk dia....sebuah lagu tanda cinta aku dan dia,cinta yang dimulai dengan keegoisan dan harus berakhir dengan kepahitan seperti ini,dan ketika aku berusaha untuk realistis,semakin aku tidak bisa meninggalkan mu, tahun ini akan berlalu, ini ujung tahun aku akan menemuinya..aku akan melihat bunga-bunga bermekaran dinisannya, senyum itu pasti ada disana..aku berhaarp senyum itu menjadi nyata sayang...

Jakarta, 07 desember 2009

Kamis, 03 Desember 2009

Surat kepada yang terhilang dan akan dipunahkan

jakarta, desember 03,2009
kepada yg tersesalkan dan segera terlupakan

dear,
apa kabar mu?baikkah engkau disitu?masihkah hatimu yang sejengkal itu masih penuh dengan duri penghianatan?kebohongan dan kebencian?ada hal penting mengapa surat ini ku tuliskan, agar setiap detik yang pernah terlewatkan bersama hari-hariku seolah tak sempat singgah dan mungkin berharap itu pernah tak ada, tapi kata orang hidup tanpa kenangan adalah seolah-olah hidup tanpa roh..benar atau tidak aku berusaha realistis, berusaha siuman dari mimpi buruk yang oleh engkau itu tercipta dalam hidupku, dengan mengingat kata-kata mu yang mengerikan itu membuat aku tau kau adalah makhluk yang diciptakan Tuhan juga, walau dulu siklus pemikiranku seperti ini, kau datang seperi malaikat, berubah menjadi iblis dan tetap iblis..tapi iblis pun adalah karya Tuhan juga..sebuah ilusi yang diciptakan Tuhan agar kita manusia lemah ini tau siapa kita, masalah iblis malah memberontak dan tak ingin menjadi bagian dari tahtaNYa, sungguh alangkah bodohnya yah..
dan sekarang aku mengerti, engkau tetap yang tidak akan pernah ada dalam hidupku,engkau bukan ditakdirkan untuk bersama ku dan bukan engkau yang akan membuat ku bahagia..
jadi buat apa kita saling melukai,biarkan aku menelesaikannya dengan caraku dan ikuti saja apa maumu..jalan kita beda..
selamat tinggal kenangan tanpa inginku kenang..