Rabu, 09 Desember 2009

hidup adalah sebuah catatan: catatan bersama bayangan

hidup adalah sebuah catatan: catatan bersama bayangan

bahwa hidup adalah sebuah catatan suatu hubungan yang selalu terkait dengan Sang Pecipta, Alam dan makhluk hidup..

catatan bersama bayangan

bahwa hidup adalah sebuah catatan suatu hubungan yang selalu terkait dengan Sang Pecipta, Alam dan makhluk hidup..

aku hempaskan tubuhku, membuka pakaian penghangat dari balutan ditubuhku, udara diluar sangat dingin sehingga harus memakai pakaian seperti ini, namun belum ada 15 menit sudah terasa panas..serba salah...
aku menatap langit-langit kamar, ada satu pantulan bayang dari arah kiri, membentuk garis, dan aku menatapnya dalam-dalam, aku cari sumber bayangan tersebut tapi tidak ku temukan, aku kembali menutup mataku, menahan dingin dengan selimut tipis.
kucoba memejamkan mataku perlahan, ada bayangannya, bayangan yang mengusikku.
senyumannya, rasa simpatik ku dimulai dari senyumannya, kemudian menjadi andalannya saat aku marah, satu rasa yang sampai saat ini kurindukan.
aku berpikir keras untuk menghilangkan bayangan itu, aku mencoba mengatakan pada diriku, bahwa waktu akan mengikisnya.
aku cukup tersiksa, ada sedikit kelemahanku adalah melupakanya dengan mudah tapi tak bisa membiarkan semua berlalu dengan ikhlas..

dia terlahir dengan dua label didalam jiwanya..
menjadi yang lahir bahagia, dan terlahir dengan beban. tapi hidup itu adalah label-label yang memang lebih menjadikan kita sebuah merk hidup yang disudutkan oleh pandangan-pandangan tidak terlihat dengan jelas, artinya seberapa banyak label positif itu menjadikan kamu sempurna untuk bahagia, karena label negatif itu akan mengikuti kamu, seperti bayangan yang mengejar-ngejar dirinya sendiri.

dia,adalah sahabat ku dalam cerita begitu banyak, cerita kesombongannya yang begitu kuat, dia yang menjelaskan ku tentang dirinya dengan unsur manipulatif dan merambah menjadi alur yang kadang-kadang aku sesali, dia yang sesekali mengira aku terlampu lemah untuk kuat, baiklah ini harus diluruskan segera..

dia adalah aku dengan sedikit cercaan dari cerita sekitarnya, dia adalah rumput liar, terlalu liar kata pria intuk seorang wanita, dia adalah cerita yang penuh rasa haru dan meyakinkan.

dia membuatku menjadi bertingkah aneh, kehilangan diri sendiri dan merubah diri dengan merahasiakan siapa aku pada sahabat-sahabatku, label diri bahwa aku adalah pendusta..

sedikit bertanya pada dia, dia akan mengandalkan senyuman nya untuk membuat aku diam, karena senyumnya maut dan tak mampu untuk ku kalahkan.
dia yang aku sesali ketika dia tidak ada, dia yang terus menjadi bayang-bayanganku, dia mengacaukan hidupku kali ini..

aku biarkan bayangan ku pergi, dan mencari apa yang ia mau..karena saat ini aku dalam diamku sedang berpikir bukan cuma membiarkan dia pergi, tapi bagaimana membunuh bayanganku itu...

dia adalah sosok yang hitam dan terus mengikuti...



jakarta "untuk bayangan yg baru terlepas"

Senin, 07 Desember 2009

Dia pergi…tapi tetap ada…

bahwa hidup adalah sebuah catatan suatu hubungan yang selalu terkait dengan Sang Pecipta, Alam dan makhluk hidup..

Cerita darinya untukku dengar, untuk ku sadari dia bukan seperti yang ku kira,dia yang mengajarkan aku banyak hal,pria ini membutakan aku bahwa tidak perlu berpikir utk cinta,lakukan dan rasakan karena cinta datang sekali..pria ini teman yang yang berbeda tapi menjadi sahabat yang luar biasa ketika dia berbagi tentang masa lalu dan cintanya,pria ini mengajarkan bahwa pergi akan membuat dia semakin ada...
Pria ini menyadarkan ku bahwa apa yang aku alami adalah pelajaran cinta dan koreksi diri,setia dan ketulusan..selamat buat mu pejuang ku!
Aku akan mencoba menjadimu dan menceritakan apa yang kamu rasakan dengan kalimat manis yang lebih sederhana...

Aku bahagia bisa membuka jendela, mencium embun pagi ini dan melihat matahari bersinar, aku bahagia bertemu dengannya, bahagia sekali meskipun itu hanya dalam mimpi, aku sudah cukup senang..dia membelai rambutku kemudian mencium keningku dan berkata”kamu selalu membuat ku ingin memelukmu dan menciummu,kamu selalu memberi rasa rindu itu..”
Dia..yang telah pergi tanpa sempat untukku jadikan ratu dalam hidupku, dia yang mengisi hari-hariku dengan dukungan, dia tanpa harus kukatakan cinta, mengerti dan tau bahwa aku sangat mencintainya...dia yang ketika harus pergi membuat jatuh terduduk dalam kelemahan yang tidak dimiliki pria,tersungkur,pingsan dan rasanya aku seperti naga kalah perang..naga yang Cuma bisa meraung-raung,berteriak dan menangis,
Dia membuat ku terpukul,dia yang membuatku benci cinta lain,dia yang kujadikn bentuk cinta, dia yang meninggalkan ku untuk selamanya,dia yang diambil maut oleh kecelakaaan, dia yang terbujur kaku karena salahku..dia yang tidak pernah tau betapa aku hampir hilang kendali terhadap diriku sendiri saat dia pergi,dia tidak tau aku meratapinya...sayang..jangan pernah tinggalkan aku....
Aku pria, dengan banyak kelemahan, pria dengan banyak kesombongan dalam diriku, ternyata aku harus belajar dari cinta untuk mengikis itu semua,tapi kenapa cinta harus mengorbankan dia?aku masih bertanya..dan tidak menemukan jawabannya

Dia...gadis manis yang memiliki suara yang amat merdu,tegas dan punya hati malaikat ..
Wajahnya yang manis dengan senyum yang tulus, tatapan nya yang penuh arti dan sapaan manisnya buatku, itu milik terindah yang pernah kumiliki, bahasa tubuhnya yang terlalu santun buat seorang rocker seperti dia, rocker hebat dengan mental dan rohani yang hebat..dia adalah dewi buatku..aku menggilainya dulu,sekarang dan mungkin untuk selamanya..

Beberapa tahun silam....
”rasanya ga adil dong kalo harus aku yang ngalah..!”aku berteriak kencang saat dia mencoba menepiskan tanganku ketika menariknya dari kursi yang amat rapuh menurutku untuk didudukinya...
”ini bukan masalah mengalah atau tidak,ini hanya minta sedikit pengertian kamu..hanya itu”
Dia menatapku dalam dan sedikit rasa kecewa kulihat diwajahnya..
Aku memang pria yang dilahirkan dengan egois tinggi,dan baru kusadari itu saat ini,saat dia telah tiada. Aku menariknya dari tempat itu, sedikit saja hentakan ku itu sudah membuatnya mengikuti mau ku, aku menariknya dan memegang tangannya,
”apa-apaan kamu!dengarin aku..aku bukan boneka kamu, aku ga boleh marah?,kamu egois!aku begini karena ada alasannya, kamu terlalu memikirkan diri kamu..kamu ga pernah mikirin hati aku..”dia menangis dan menarik tangannya...
Aku yang saat itu terlalu egois, tetap menarik tangannya,aku menghidupkan mesin motorku, dan memaksanya untuk duduk dimotorku,aku pun berlari bersama motorku dan dia diboncengan seperti kesetanan,dia yang saat itu masih jengkel denganku,, mencoba menepuk bahuku aku menoleh ke belakang, tapi tanpa kusadari semua membuatku tidak sadar beberapa menit..tiba-tiba aku sadar, semuanya merah, orang berteriak,aku berada disebuah tepi sisi jalan,berlumuran darah...mataku menuju dia,dari hidung,bibir dan tubuhnya bersimbah darah, aku memejamkan mataku..menahan rasa sakit yang dalam melihat dia terkapar tak berdaya sementara aku tak mampu untuk bangkit dan menolongnya, aku pingsan...

”sudahlah..ni bukan salah kamu sohib..” seorang teman baik menepuk bahuku sambil membawakan aku segelas air putih..aku baru saja sadar dari pingsanku yang entah ini yang ke berapa, tubuhnya masih ada diruang duka, aku duduk tidak mengerti apa yang terjadi, aku tidak kuat melihat tubuh manis itu tidak bergerak selamanya dan akan jadi makanan cacing nantinya, dia tidak akan pernah kulihat lagi,dia yang punya senyuman manis itu,dia yang tulus menerima aku apa adanya,dia yang tidak pernah meminta apapun dari ku kecuali kesetiaan dan kesabaran, dia yang selalu ku sakiti..oooh Tuhan aku tak mau ini..aku menundukkan kepalaku menatap hari-hari kelabu ku bersama bayangannya, selamanya akan begini kah aku,Cuma bisa memeluk dia melalui bayangan dan kenangan,aku tidak sempat membuat dia bahagia...oo sayang tolong jangan pergi ..bangunlah..aku menangis dalam hati..aku tidak mampu menahan ini semua..

Hari-hari berlalu, tapi kenangan pahit dan menyakitkan itu membekas begitu dalam, ini sudah hampir tahun ke 8 aku hidup tanpa mu sayang...aku berbicara padanya setiap tahun,setiap ujung waktu ditahun yg akan berlalu,membawanya mawar merah dan menyayikan lagu di nisannya, lagu yang pernah ada dan takkan pernah hilang untukku, untuk dia....sebuah lagu tanda cinta aku dan dia,cinta yang dimulai dengan keegoisan dan harus berakhir dengan kepahitan seperti ini,dan ketika aku berusaha untuk realistis,semakin aku tidak bisa meninggalkan mu, tahun ini akan berlalu, ini ujung tahun aku akan menemuinya..aku akan melihat bunga-bunga bermekaran dinisannya, senyum itu pasti ada disana..aku berhaarp senyum itu menjadi nyata sayang...

Jakarta, 07 desember 2009

Kamis, 03 Desember 2009

Surat kepada yang terhilang dan akan dipunahkan

jakarta, desember 03,2009
kepada yg tersesalkan dan segera terlupakan

dear,
apa kabar mu?baikkah engkau disitu?masihkah hatimu yang sejengkal itu masih penuh dengan duri penghianatan?kebohongan dan kebencian?ada hal penting mengapa surat ini ku tuliskan, agar setiap detik yang pernah terlewatkan bersama hari-hariku seolah tak sempat singgah dan mungkin berharap itu pernah tak ada, tapi kata orang hidup tanpa kenangan adalah seolah-olah hidup tanpa roh..benar atau tidak aku berusaha realistis, berusaha siuman dari mimpi buruk yang oleh engkau itu tercipta dalam hidupku, dengan mengingat kata-kata mu yang mengerikan itu membuat aku tau kau adalah makhluk yang diciptakan Tuhan juga, walau dulu siklus pemikiranku seperti ini, kau datang seperi malaikat, berubah menjadi iblis dan tetap iblis..tapi iblis pun adalah karya Tuhan juga..sebuah ilusi yang diciptakan Tuhan agar kita manusia lemah ini tau siapa kita, masalah iblis malah memberontak dan tak ingin menjadi bagian dari tahtaNYa, sungguh alangkah bodohnya yah..
dan sekarang aku mengerti, engkau tetap yang tidak akan pernah ada dalam hidupku,engkau bukan ditakdirkan untuk bersama ku dan bukan engkau yang akan membuat ku bahagia..
jadi buat apa kita saling melukai,biarkan aku menelesaikannya dengan caraku dan ikuti saja apa maumu..jalan kita beda..
selamat tinggal kenangan tanpa inginku kenang..

Minggu, 20 September 2009

mengapa matahari tidak seramah bulan?

bahwa hidup adalah sebuah catatan suatu hubungan yang selalu terkait dengan Sang Pecipta, Alam dan makhluk hidup..

siang ini aku bertemu pandang dengan matahari, mata ku silau dan terasa sakit sekali, entah kenapa keinginan ku melihat langit membuat ku lupa ada matahari yang menjaga langit disaat siang, aku jadi teringat ketika aku masih kecil, saat udara siang hari aku akan memaksa kan diriku untuk melihat matahari,dan itu membuat mata ku sakit sekali dan harus ke dokter specialis mata, bahkan mata ku menjadi bengkak, ayah mencoba memberi penjelasan pada ku tentang apa yang aku lakukan, penuh kesabaran dan sedikit membujuk, ayah coba menghentikan kebiasaanku, bahkan ayah sampai memberikan contoh banyak hal, aku cuma terdiam dan menunduk, menimbulkan banyak pertanyaan yang sampai sekarang aku masih belum menemukan jawabannya sampai aku sendiri meninggalkan pertanyaan itu menjadi hal yang tidak ingin aku ketahui dan membiarkan pertanyaan itu menjadi kenangan, mengapa pada siang hari kita tidak boleh menikmati keindahan langit, kenapa harus malam hari?kenapa matahari begitu kuat menjaga langit pada siang hari?apakah Tuhan sedang bekerja dilangit sana dan tidak ingin diganggu pada siang hari?kenapa matahari tidak seramah bulan?
aku mencoba mengingat kembali senyuman ayahku, mencoba memberikan penjelasan untuk pertanyaan-pertanyaan ku, papa bilang mata ku diciptakan Tuhan dengan sempurna, dan Tuhan memberikan mata bukan cuma untuk memandang keatas tetapi kedepan,ke kiri,ke kanan, ke belakang dan ke bawah, Tuhan tidak mau kalo sampai manusia terbius dengan ke indahan langit dan tidak melihat ke lain arah lagi, dan aku kembali bertanya bukankah dimalam hari kita tidak terlalu cukup waktu untuk melihat ke langit?kita sudah capek dan lelah beraktivitas sehari. ayah menjawab dengan sabar bahwa jika kita selalu memandang ke atas maka kita akan melupakan yang dibawah..melupakan yang ada disekitar kita, Tuhan ingin kita benar-benar bisa membuka mata kita untuk sekeliling kita, tanpa harus membanding-bandingkan apa yang kita lihat..
ayah, saat ini aku terlalu ingin melihat keatas, mata ku tak bisa untuk menahan menunggu malam untuk memandang ke langit, aku ingin matahari yang sangat menyakitkan ini, aku tau ayah ini akan membuat aku buta dan tidak lagi melihat yang lainnya bahkan aku tidak akan bisa lagi melihat matahari itu sendiri, mengapa matahari aku tidak bisa memandang keatas jika ada dirimu?mengapa kau tidak seramah bulan?mengapa matahari?

Selasa, 08 September 2009

catatan seorang perempuan dalam cerita sibuah mangga dan nenek

aku memejamkan mataku,dan mulai menikmati alunan musik instrumental dari heatset HP ku, angin mulai bermain-main dengan udara panas sepanjang jalan jakarta menuju penyebrangan pulau sumatra, aku menghela nafas panjang saat melewati jalan-jalan yang menyisakan kenangan padaku, Bandar Lampung, sebuah tempat yang membuat aku menjadi siuman tentang realitas hidup yang tidak selalu memihak kepada keinginan kita,banyak hal yang harus dikompromikan kepada diri kita untuk terus bersabar, banyak hal yang membuat ku sanggup untuk tidak memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada siapapun, membuat ku lebih egois dan sedikit saja memiliki belas kasih, bahkan kini hatiku yang dulu penuh harap berisi sebuah kata sebaiknya terjadilah yang harus terjadi,tidak ada mimpi lagi,tidak ada angan-angan lagi,semua tertutup oleh kekecewaan, tapi aku tersadar ketika aku harus mengatakan ini kepada banyak orang, bahwa aku sedikit lebih baik saat ini dengan hari-hari dimana aku terus melewatkan sakit hatiku dengan bercerita, dan mencoba mengingat kisah melalui dia seorang perempuan anggun yang memiliki rambut panjang,berhelai tipis dan berwarna putih,kulit kering dan keriput,tubuhnya bungkuk dan sering lupa dimana dia meletakkan kacamatanya.
seorang pedagang keliling lewat menawarkan buah mangga yang sangat ranum fisiknya,berwarna hijau kekuning-kuningan,wanginya membuat ku ingin memiliki semua buah mangga yang ditawarkannya,aku ingin membelinya,aku ingin menikmati kenikmatan yang ditawarkan oleh fisik buah mangga itu, aku merengek-rengek meminta mamaku membeli buah mangga itu, dan sepertinya mama setuju, tiba-tiba nenek menggelengkan kepalanya,meminta supaya mama ku jangan membeli buah mangga itu, tapi aku terus memilih buah mangga itu dan alhasil mama tetap membeli buah mangga itu dengan harga yang sangat mahal dibanding dipasar, sesampai dirumah buah mangga itu dikupas mama,dan dari 10 buah mangga itu tak satupun yang bagus,semuanya penuh ulat, jadi tak satupun bisa dimakan,aku kecewa sekali dan menyesal telah memaksa mama membeli dengan harga yang sangat mahal, walaupun mama tidak marah,tapi aku tetap merasa bersalah,dan nenek mengerti perasaanku,nenek memelukku dan mencium pipiku,saat itu usiaku 8 tahun, "cucu nenek yang cantik,nenek senang kamu suka buah tapi apa yang kamu lihat itu enak dan bagus,belumlah tentu isi nya bagus"
"terus yang bagus itu apa harus jelek luarnya nek?"tanyaku..nenek pun semakin melebarkan senyum yang manis, "bukan harus jelek,dan bukan pula harus bagus,penampilan luar bukan yang utama,yang penting bagaimana kamu bisa mengenali sesuatu sebelum kamu memilih"
aku semakin bingung dengan kata-kata neneknya, "bagaimana cara memilih yang baik nek?"
"caranya adalah kamu harus jatuh biar bangkit,kamu harus sakit dulu biar bisa lebih menghargai kesehatan,kamu harus berbaring dulu toh biar bisa berdiri, nah untuk memilih pun kamu harus tau,pengalaman lah yang akan mengajari kamu"
mungkin berat sekali pembicaraan diatas,tapi itu terjadi diantara aku dan nenek, mungkin sebagian berpikir teralu berlebihan membicarakan hal tersebut pada seorang anak kecil tentang makna hidup, namun buat nenek untuk bisa hidup tidak ada batasan bahwa sesuatu harus tau ketika pada waktunya, nenek adalah seorang guru dari pengakuan batin ku,karena nenek menganggap bahwa aku harus bisa mengenali hidup sebelum aku melewati hidup begitu saja,dan nenek mencoba mengisi hidupnya menjadi guru buat seorang yang ia sayangi,memberikan banyak hal-hal yang pernah ia alami sebagi senjata buat ku untuk menghadapi masa depan ketika harus terlepas darinya suatu saat nanti.

Selasa, 11 Agustus 2009

Catatan seorang Perempuan dalam hujan

" Berjalan dalam hujan, membuat semuanya bercampur luruh dengan dinginnya air, menapaki alas tanpa jejak, air mata mengalir seiring air yang mengalir dari langit dan jatuh tepat di hati yang paling dalam, dalam kesedihan tak terbatas, nada keraguan ku muncul dan aku bertanya pada angin yang menemani ku menemui hujan, dan bersatu dalam jiwa yang terhilang, setelah aku tau aku gagal dalam langkah."

ketika hujan datang, nada-nada indah dari deru hujan seolah-olah menjadi bagian yang paling aku sukai dari proses alam yang ada, menjadi bagian yang selalu membuat aku bertanya tentang satu rasa yang membuat aku merasa percaya, ada kekuatan yang mengikat dari hujan, rintikan yang menjadi satu akar yang semakin mengakar menembus jiwa ku yang telah hilang, disana ada tawa yang pernah hilang bersamanya..
Namanya Ivan Rumenige, seorang laki-laki yang menghias mimpi perempuan yang suka beradu dalam hujan, perempuan yang sangat siuman untuk suatu kesetiaan, perempuan yang mampu untuk diandalkan kesetiaannya.
sambil memandang ke arah luar jendela, dia mencoba mengumpulkan setiap serpihan yang hilang, remuknya janji karena lemahnya hati laki-laki yang bernama Ivan. sambil mengunyah permen coklat kesukaannya, dan menghela nafas begitu dalam "hujan membuat aku ingin bernyanyi" rasanya kalo bisa melebur menjadi perempuan itu, itulah yang akan dikatakan perempuan itu dalam kesendiriannya, dalam kesedihan dan harapan yang patah.
rasanya dia adalah perempuan yang cukup kuat dalam menapaki hidup ini, ketika melihat dia dalam gambaran kekecewaan dalam masalalu nya, satu rasa yang akan menjadi penyesalan adalah dia tidak cukup tempat untuk kebenciannya. kesalahan dalam memaknai cinta menjadikan dia dalam keputusan yang memenjarakannya dalam satu kebencian yang dalam.
perempuan ini punya nama yang indah "perempuan yang senang berdoa" itu arti nama nya dalam bahasa ibrani, setidaknya itu yang bisa menjadi referensi hidupnya untuk menyerahkan apa yang menjadi tanggung jawab dan gambaran hidup yang hrus dilaluinya.
dia banyak bercerita pada telinga-telinga yang ia percaya, dia mencoba mengerti dengan caranya sendiri karena laki-laki itu menjadikannya harus mencari jawaban itu sendiri untuk pertanyaan "dimana letak kesetiaan bila hanya dalam kata-kata" laki-laki itu seperti air yang mengalir dan berlalu begitu saja, tanpa menghadapinya sebagai suatu kesalahan dan harus dipertanggung jawabkan, satu hal yang ia dapat dari seorang sahabatnya tentang pria itu adalah, orang bebal lebih berbahaya dari seekor beruang betina yang kehilangan anaknya, satu pandangan yang di ambil dari amsal-amsal salomo. benar, entah laki-laki itu sadar atau tidak, betapa berartinya laki-laki itu dalam hidup perempuan ini, betapa dia menjadikan harapan dalam masa depannya untuk menjadi pendamping hidupnya, betapa dia sangat menghargai laki-laki itu, tapi laki-laki itu adalah laki-laki yang terbatas pada mata dan sudut pandang yang belum matang, laki-laki itu cuma seorang bebal yang tidak pernah bisa memaknai janji seperti apa, perempuan itu terus bertanya dalam hatinya untuk apa janji dibuat jika harus dilanggar, hukuman apa yang harus didapatkan pria ini untuk semua kesalahannya, laki-laki yang hanya inginkan hal indah tanpa menerima kekurangan pasangannya untuk menjadikannya lebih bahagia kedepannya, arogansi dan keputusan yang tanpa pertimbangan dan pemahaman yang sempit, setidaknya laki-laki yang bernama ivan itu perlu belajar pada awan yang merelakan dirinya untuk menyirami bumi ini dari kekeringan, bukan menjadi sesuatu yang lebih berbahaya dari seekor betina atau sesuatu yang sangat menakutkan..untuk apa janji di buat jika dilanggar, betapa banyak kebohongan yang keluar dari mulutnya, sementara mulut itu juga mengeluarkan pujian, perempuan itu terdiam!
dalam hujan dia mencoba mencari jawabannya, dalam hujan dia berkata dimanakah kesetiaan itu jika hanya dimulut saja?hukuman apa yang pantas untuk laki-laki itu?
laki-laki itu adalah laki-laki yang sama yang ia kenal 3 tahun silam, tapi yang berbeda adalah dia bukan laki-laki yang berintegritas, demi apa yang inginkan dia menjadikan perempuan itu figur keegoisan dimata subyek yang diinginkan laki-laki itu, laki-laki yang selalu tidak pernah siuman dalam melangkah, laki-laki tanpa masa depan yang lebih baik, laki-laki yang kelaki-lakian..
perempuan itu tertunduk melepaskan semua kekesalannya, perempuan ini menangis dalam deru hujan yang ia pernah kenal dulu sebagai pengalaman yang tidak terlupakan olehnya, sebuah rel kereta api menjadi saksi betapa laki-laki ingin mewujudkan cintanya dalam harapan-harapan dan mimpi perempuan itu, tertunduk lagi, dan perempuan itu semakin hanyut dengan air hujan yang tadi hanya dipandangnya, kini kaki-kai itu menapaki air yang terus mengalir, entah dari mana datangnya nada-nada itu, seolah-olah menyanyikan lagu sedih yang mampu melampiaskan kesedihannya, lagu"dont cry" milik G&R, grup musik luar yang sangat disukainya, sambil menatap keatas langit, dan membiarkan air mata nya bersatu dengan air hujan, laki-laki itu tidak tau betapa egoisnya hati sempit laki-laki itu, betapa perempuan itu merindukan saat-saat bersamanya, betapa jahatnya pria itu membentuk suatu karakter keegoisan dalam diri perempuan itu hanya untuk mendaaptkan perempuan yang tidak lebih baik dari perempuan itu.

"aku menangis, dan air mata ku terus mengalir sementara hatiku semakin beku, jalanku tidak terlihat tertutup oleh rintikan air mataku sendiri, jiwaku semakin terpenjara, dan aku menatap ke atas, seolah aku ingin bercerita pada MU, tentang dia yang menjadikan aku satu abu yang tak berbentuk, mengambil semua bagian dalam hidupku untuk menjadi lebih beku dalam hati yang beku terdahulu, dengan apa ini semua menjadi alasan aku untuk percaya pada satu zat yang disebut karunia untuk sesama, zat yang sering disebut Cinta?"

perempuan ini berkata-kata dalam hatinya, sementara hujan terus mengalir membentuk nada-nada baru, angin melepaskan belaian yang begitu lembut sementara jiwanya terus membeku, satu nama dalam hatinya terhilang oleh satu kesalahan, kesalahan yang menghancurkan jiwa-jiwa indah, rasa yang menuntut kepercayaan untuk menjadi satu hukuman, sakit dan perih itu menjadi bumbu dalam racikan hidup untuk terus bertahan hidup.

"aku percaya, suatu hari nanti.."
perempuan itu tidak melanjutkan dialog dalam hatinya, perempuan itu terdiam... dan hanya satu gerakan jiwa yang telah mati..jiwa yang mati karena kebekuan yang amat sangat, perempuan yang bermain hujan berjenti dalam satu kalimat, aku percaya suatu saat nanti, entah apa ujung..
sementara hujan terus bergerak cepat, meliuk-liuk, nada-nada tersusun rapi, seonggok raga yang penuh dengan kebekuan jatuh tersungkur dirata nya bumi...sebelum sempat melanjutkan kata-kata
"aku percaya, suatu hari nanti,.."
inikah yang disebut laki-laki yang bernama ivan itu bahagia untuk seorang perempuan yang memiliki nama "senang berdoa"?"
suatu hari nanti..

Senin, 03 Agustus 2009

Catatan Tentang Berpola Pikir Rohani

bahwa hidup adalah sebuah catatan suatu hubungan yang selalu terkait dengan Sang Pecipta, Alam dan makhluk hidup..

John Owen menulis dalam bukunya yang berjudul "Berpola Pikir Rohani"
"selain menjanjikan pengampunan bagi orang percaya, injil juga menjanjikan damai sejahtera, sukacita, kekuatan dan pengharapan. akan tetapi banyak orang Kristen yang dalam kehidupan rohaninya hanya memperoleh pengampunan dosa semata. mereka adalah orang-orang bodoh yang merasa puas hanya dengan yang sedikit, sementara ada begitu banyak hal yang dapat diperoleh, agar kita memperoleh tidak sekedar pengampunan tetapi lebih dari itu kita harus berpola pikir rohani"

Membaca tulisan John Owen diatas, kita akan berpikir apa maksud dari perkataan "orang-orang bodoh yang merasa puas hanya dengan sedikit" saya berusaha untuk memikirkannya berulang-ulang, sebuah kata-kata yang sangat mmberi ruang kepada saya untuk membaca buku tersebut, berpola pikir rohani, pola adalah kata yang menunjukan bentuk, kerangka atau suatu dasar yang memberikan gambaran dari objek, maka berpola pikir rohani berarti adalah orang-orang yang memiliki bentuk pemikiran rohani, berarti ada harapan, sukacita, damai sejahtera dan kekuatan.
jelas kata-kata diatas memberi makna yang sama dengan apa yang saya paparkan, tapi makna banyak orang Kristen yang hanya mendapatkan pengampunan dosa semata, satu makna yang membuat gambaran bahwa pengampunan bukan hal satu-satunya yang bisa kita dapatkan, dengan berpola pikir rohani kita akan menjadi orang yang terberkati, berpola pikir rohani memberikan satu kekuatan yang menjadikan kita menyadari bahwa satu-satunya cara pikir yang melaluinya kita dimungkinkan untuk dapat menerima kasih Allah, satu-satunya cara pikir yang melaluinya kita dapat menghargai kasih Allah secara benar, satu-satunya cara untuk dapat memahami bagaimana memperlakukan hak istimewa yang dianugerahkan Allah, dan satu-satunya cara yang dapat menghindarkan kita dari kuasa dosa, jadi jelas jika kita dapat berpola pikir rohani maka kita akan memiliki sukacita untuk dapat hidup damai sejahtera, bukan sekedar pengampunan saja tapi akan ada pengharapan yang menghasilkan iman dan membuahkan berkat.
Dengan berpikir rohani pikiran kita tidak dapat dengan mudah untuk beralih kepada hal-hal diluar dari kendali rohani, yang dapat menimbulkan rasa cemas dan gelisah, perasaan berdosa atas keberdosaan kita, dapat membuat kita merasa putus asa.
berpola pikir rohani dapat dimulai dengan melatih pemahaman kita tentang Cinta terhadap Tuhan, cinta adalah kekuatan yang luar biasa yang memberikan suatu dampak yang sangat dalam kepada pribadi, cinta adalah dorongan yang memberikan pengaruh kepada keputusan yang kita ambil, apa yang kita cintai, itulah yang akan menawan kita. pada Amsal 23:26 dikatakan "Hai anakKu, berikanlah hatimu kepadaKu, biarlah matamu senang dengan jalan-jalanKu"
pada ayat ini pun dapat kita lihat bagaimana Tuhan berusaha mencari cinta kita, bahwa hati adalah tempat dimana cinta bersemi, kita harus mencintai Tuhan sepenuh hati bukan karena sekedar tanggung jawab atau takut akan hari penghakiman, tapi cintailah Tuhan karena kamu mencintaiNYA tanpa syarat, tanpa alasan dan biarlah Roh Kudus yang menjadi penjaga hidup mu, latihlah dirimu untuk selalu bersyukur dan carilah DIA untuk menjadi yang utama dalam setiap sendi kehidupanmu, maka berpola pikir rohani akan membawa kita paad apa yang tidak disebut sekedar pengampunan dari Tuhan, tapi akan terjalin satu hubungan yang luar biasa dengan Bapa.

Rabu, 29 Juli 2009

catatan seorang gay

" among Love, Satisfaction, and Feel Guilty"

sebelumnya, tanpa bermaksud apapun aku hanya ingin menceritakan apa yang terlihat dan ditangkap oleh mataku, kemudian diteruskan ke otak, dan menjadi satu pemikiran yang sangat menarik untuk ditulis, catatan tentang seorang pria yang menyukai sesama jenisnya, dan menjadi gaya hidup yang sangat mengkhawatirkan bagi orangtua yang masih menghargai norma-norma agama. mereka sering disebut kaum Gay, dan menjadi momok buat keluarga yang memiliki anak laki-laki tampan dan bersikap ala feminim, hidup dikota besar seperti jakarta dan punya pekerjaan yang mapan. sebagian gambaran Gay adalah seperti hal diatas, bahkan ketika saya berkumpul dengan teman-teman disebuah Coffee shop, seorang teman mengeluarkan satu statement tentang Pria yaitu"coba kamu lihat disekeliling kamu, ada beberapa hal yang harus kamu ketahui.. pertama cowok tampan biasanya sudah punya cewek cakep itu sebutannya maat keranjang, kalopun nggak cakep tuh cewek yang digandeng berarti cowok cakep mata duitan, kalo berjalan sendirian biasanya punya masalah dengan wajah, tapi tetap gandengannya yang cantik berarti itu cowok kaya, nah cowok cakep dan kaya masih jalan sendiri, ada dua hal: 1. masih berpikir memilih cewek yang akan dinikahi, 2.nih dia, yang kedua malah nyakitin..udah cakep, kaya, smart..tapi sendirian n suka bareng jalan ma cowok, artinya tuh cowok GAY!"
saya dan teman-teman spontan tertawa mendengar ocehan teman yang memang hobby bercanda, tapi aku tak menutup mata untuk hal yang terakhir, karena pada saat bersamaan, saat kami tertawa dan jalan bareng, seorang yang terang-terangan mengakui dirinya Gay ada dalam komunitasku saat itu, 4 wanita single dan 2 pria single menghabiskan waktu bersama semalam suntuk disebuah coffee Shop dan dilanjutkan ke Cafe lagi..
dia seorang pria yang memiliki wajah yang sangat manis, bentuk hidung nya mancung, kulit yang halus dan bersih, rambutnya yang klimis, tubuhnya yang tegap dan tinggi sekitar 173Cm dengan mengenakan pakaian yang bermerk membuat ia pantas untuk dinilai Good Looking
karena kedekatan diantara kami, dia selau ingin dipanggil adik, dan terkadang tampak manja sekali, dia adalah anak satu-satunya dari keluarga yang berasal dari sumatra.
memiliki pekerjaan yang sudah mapan disebuah perusahan retail yang tergabung dalam perusahan ternama, lulusan sarjana dari perguruan tinggi swasta yang bonafit. dia memberikan inpirasi kepada saya bagaimana berusaha bangkit dari keterpurukan dan terus gagal, tapi dia tidak pernah menyerah..aku sengaja menulis diblog ini dengan gaya narasi, karena memang cerita ini bersumber dari apa yang ia ceritakan kepadaku.catatan ini nyata,dimulai dari perkenalan, menjadi teman dan akhirnya bersahabat..sebuah catatan tentang seorang gay, istilah umum yang dipakai untuk seorang laki-laki yang menyukai sesama jenisnya. gay satu kata yang sangat jauh dari pikiranku, aku seorang perempuan yang sangat menghormati nilai-nilai agama dan sangat membenci sesuatu yang tidak benar, tapi disini, didalam pikiranku dan dalam hidupku, dia ada dan tepat berada disampingku untuk menjadi seorang teman.
menarik sekali berbicara tentang dia, namanya tidak kusebutkan disini, aku sering memanggilnya dede, sifatnya yang kemayu, lembut dan sabar membuat dia terlihat tampan dan menarik, wajahnya sangat menarik, hidungnya mancung dan dia memiliki tubuh yang atletis.
dede merupakan anak satu-satunya, dede berasal dari keluarga sumatra utara yang sangat terkenal kalo mendidik anak sangat keras dan disiplin..dede mampu membuktikan untuk karier dan pendidikan dia berhasil menyenangkan kedua orang tuanya, tapi terkadang dede menyimpan catatan sendiri tentang hatinya yang dalam yang tidak dapat dituangkan kepada siapapun, atau dituangkan dalam bentuk tulisan pribadi, tidak!dede hanya menyimpannya dalam hati sampai dia bertemu dengan saya dan teman-teman. dede sangat rohani sekali, dia rajin beribadah, suka menolong teman-temannya, dede adalah laki-laki yang memiliki attitude yang baik, sampai suatu ketika dede pun terbuka pada kami"bahwa dia seorang gay yang sangat menyukai pria", satu hal yang pasti terjadi kepada siapapun ketika mendengar hal ini..kaget dan tidak percaya!" mungkin ada yang mati-matian untuk berusaha menerima tapi ada yang berpikir itu masalah lu, tapi jika itu berhubungan dengan keluarga kamu?sahabat kamu? atau orang yang dekat dengan kamu?yang aku bayangkan saat itu adalah,"bagaimana jika dia adalah keluarga ku?anakku, adikku, sepupuku?atau yang lebih parah lagi, klo itu pacar kamu?oh..it'so hurt!

cerita ini dimulai dari...

1. Love...
namaku dede, umurku tepat 25 tahun saat ini, aku berasal dari keluarga yang bisa dikatakan sangat berkecukupan, pekerjaanku saat ini adalah seorang traineer disebuah perusahaan retail terkenal, aku seorang gay..mungkin setiap orang yang membaca atau mendengar kata-kata itu akan kaget dan akan menyudutkan ku, tidak apa-apa"its gonna be ok"
aku tidak pernah ingin seperti ini, karena sangat menyakitkan, dikitab suci agamaku pun Tuhan hanya menciptakan adam dan hawa tidak adam wati,:) terkadang ada hal yang tidak mampu untuk ku lepaskan dalam hidup ini, kata-kata yang harus ku susun dengan sangat hati-hati, bahwa aku seperti ini bukan kehendakku dan tolong jangan persalahkan aku, jangan buat aku menyesal dilahirkan kedunia ini..
awalnya dimulai dari perasaan cinta..
saat itu umurku masih 15 tahun, saat berteman dengan seorang anak laki-laki sekelasku, dia sangat pintar, baik, dan menjadi buah bibir setiap murid maupun guru, semua menyukainya, aku yang saat itu diperlakukan oleh ayahku dengan keras sementara ibu memperlakukan ku seperti anak perempuan yang manja, 2 hal yang sangat tidak membuat ku nyaman dan pada akhirnya mempengharui cara bergaul ku disekolah, aku lebih cenderung sendiri, Dion itu nama temanku itu, aku sering berhayal ingin menjadi seperti dia, menjadi kebanggan semua orang, tidak dimarahi oleh ayahnya, tidak dipaksa pekerjaan rumah kayak perempuan dan di sukai banyak teman..
karena aku sangat mengaguminya, aku sering memperhatikannya, timbullah suatu rasa yang tidak ku mengerti, setiap dia tersenyum padaku, aku serba salah dan ada perasaan seperti ingin melayang, rasa suka yang tidak wajar..aku seperti perempuan yang ingin mencari perhatian laki-laki yang disukainya, memakai pakaian rapi, berharap bertemu ketika perjalanan menuju sekolah dan aku mulai merasakan cemburu jika teman-teman perempuanku membicarakan dia, aku cemburu!
hal itu tidak berlangsung lama, dia pindah sekolah dan tinggallah aku sendiri, sedih dan meratapi kegagalan cinta pertamaku, aku tidak nafsu makan, mandi dan pergi sekolah pun karena terpaksa.kehidupan ku seperti semula lagi tanpa ada semangat yang membuat aku lebih baik lagi..
tahun 2002, aku melanjutkan kuliah disebuah perguruan tinggi yang terkenal didaerah kebon jeruk , Jakarta. jurusan yang aku ambil adalah management informatika, disinilah dimulai perkenalanku dengan dia yang memberikan aku kepastian cinta itu, seorang ekspatriat dari Prancis, laki-laki tampan dan sangat mapan..
dunia ini baru dimulai setelah aku berkenalan dengannya..

2. Kepuasan "Satisfaction"
seorang yang menarik, tubuhnya jangkung dan kulitnya yang halus, menjadi kekagumanku tersendiri, lembut dan ramah,aku berkenalan dengannya melalui dunia maya, aku tak ingin menyebut namanya karena sosoknya adalah seorang pahlawan buat ku sekaligus iblis yang membuatku hancur, pahlawan karena dia banyak mengajarkan hal-hal yang tidak aku ketahui, dia memberikan perlindungan saat aku butuhkan, memberikan materi yang berlebihan dan dia sangat peduli pada setiap inci keadaanku, bergaul dengannya membuat ku bisa berbahasa Prancis,tapi kenapa aku menyebutnya iblis?dia membawa ku kedunia ini lebih dalam dan dia lah orang pertama yang memperkenalkanku untuk hal yang membuatku ketagihan..sex.
awal perkenalan ku saat itu karena aku mencari tugas kuliah disebuah situs yang berkaitan dengan tekhnologi, saat itu aku sedang mencari bahan kuliah, aku mulai mencari referensi dari internet dan masuk ke blog nya, akhirnya aku mulai bertanya banyak hal tentang tekhnologi dan menjurus ke arah persahabatan, dilanjutkan dengan saling tukar no telepon, rasanya aku mulai merasa deg-degan setiap mendengar suaranya, akhirnya kami "kopi darat" dan ya ampun, aku merasa sesuatu yang aneh ketika bertemu dengannya, dia memperlakukan ku seolah-olah kami memang pasangan yang sudah lama membina hubungan, dia sangat romantis dan lembut.
selesai dari perkenalan itu dia mengajakku ke hotel dan selalu memuji parasku, katanya aku sangat tampan dan menarik, dia yakin bahwa aku adalah pasangan yang ia cari, bukannya menolak, aku malah tersenyum dan bahagia, aku baru sadar bahwa aku ini kelainan, aku ini gay, aku ini..akh!"
malam itu semua terjadi, aku merasakan sesuatu yang sangat indah namun penuh perasaan bersalah, aku ini sebenarnya apa?laki-laki kah?tapi kenapa aku berhubungan dengan laki-laki juga?kalo aku perempuan tapi kenapa tubuh laki-laki yang aku punya, perasaan bersalah itu akan hilang ketika mendengar suaranya, mendengar dia mengucapkan kata-kata sayang itu amat merdu sekali, aku yang berjanji tidak ingin melakukan hal itu lagi, lagi-lagi harus kalah oleh nafsu yang telah merasakan kepuasaan seksual yang luar biasa darinya, aku melakukannya lagi dan lagi..aku menjadi ketagihan, aku selalu ingin mencari kepuasaan dengannya..
hubungan kami berlangsung selama 2 tahun, dia sangat mencintaiku, aku tau dia telah memiliki anak seusiaku dan istri yang sangat menyayanginya di prancis, ada perasaan bersalah namun itu selalu kalah oleh sesuatu yang disebut" kepuasan "
2 tahun menjalin hubungannya membuatku menjadi yakin bahwa aku gay, aku homo,aku ini memiliki kelainan sex, dan tidak seorang pun yang tau..
dia pergi meninggalkan ku, dia kembali ke negara nya, dia mengajakku ke negaranya, dan akan menceraikan istrinya, dan dia berjanji akan memiliki ku untuk selamanya, tapi aku menolak untuk ikut ke negeri asalnya, aku tidak ingin menyakiti keluarganya lebih dalam lagi, dan aku takut bagaimana kalo dia menelantarkan ku negerinya?walau sedih aku harus merelakannya.
setelah kepergiannya aku mulai mencari pelampiasan kepada siapa saja yang mau mengajak ku tidur, aku bergabung dengan komunitas gay indonesia, bersama-sama dengan mereka hidupku mulai kacau, mencoba hal-hal baru, ke club-club gay dan mengadakan pesta pora, tapi hal yang tidak akan ku coba adalah narkoba, aku tidak mau mati muda.,hanya itu alasannya bukan karena takut Tuhan.
Tiap malam aku terus mencari kepuasan seksual, bahkan lebih gilanya aku gini mencari gay simpanan seorang pengusaha, materi yang berlimpah dan kasih sayang yang lebih darinya..membuatku sangat menikmati duniaku, perasaan bersalah itu pupus sudah..
keluarga ku tidak pernah tau apa yang aku lakukan, aku tetap menjalankan peran sebagai anak baik-baik, tapi diluaran dunia malam menjadi jalan hidupku.
Ibu ku tidak pernah curiga kalo harus keluar malam, aku katakan saja menginap dirumah teman yang sudah dikenal orang tuaku, atau aku katakan saja ada kegiatan kampus..selesai!"
mungkin kalo aku bisa melihat ke langit, Tuhan sudah menangis terseduh-seduh melihatku, tapi aku tidak tau harus bagaimana lagi, aku hancur dan terlanjur rusak.
selesai kuliah, aku mulai melamar pekerjaan, tidak sulit bagiku untuk mencari pekerjaan, aku diterima dimanapun aku inginkan, aku mulai terbuka dengan siapa saja dan mulai mengekspresikan kelainan ku pada teman-teman gay ku, aku mulai berteman dengan perempuan-perempuan penjual parfum mahal dan mulai bertanya-tanya customer2 mereka yang hobby parfume siapa-siapa saja, karena aku yakin pria dengan selera parfume mahal tidak lebih dari aku yang gay, itu persepsiku teman!
walau hidupku hancur berantakan, tapi aku tetap rajin beribadah dan terkadang terselip perasaan bersalah itu, sampai akhirnya aku bertemu dengan teman-teman yang sangat terbuka dengan keberadaanku, mereka berpendidikan tinggi, dengan latar keluarga yang baik-baik, kami memiliki selera humor yang sama dan suka beribadah ditempat yang sama, kami sering makan bareng. berteman dengan mereka membuat aku sadar siapa aku dan aku harus bangkit dari keterpurukanku, aku tau sulit tapi harus biasa, keinginan ku untuk berubah dimulai dari perasaan bersalahku..

3. Perasaan bersalah"Feel Guilty"
Mereka benar, dunia selalu menawarkan banyak hal-hal yang indah dan nikmat, tapi dunia bukanlah tempat yang abadi, dunia tidak lebih dari angin yang berhembus, sekejap saja hilang dan seperti busur panah, jika telah dilepas tidak akan pernah kembali lagi..hidup adalah waktu!
aku merasa bersalah kepada Dia yang menciptakanku, aku merasa bersalah kepada dia yang melahirkan dan membesarkanku, aku merasa persalah kepada mereka yang sayang kepadaku, aku ingin bangkit dan kembali pada jalan yang benar.
keinginan itu sangat didukung oleh teman-temanku, mereka selalu memberikan dukungan dan doa, aku mulai berkonsultasi dengan konselor, didalam perjalanan ku untuk berubah, sangat tidak mudah!seperti mendaki tebing yang sangat tajam dan aku hampir saja menyerah.
teman-teman komunitas gay ku menertawakanku, dan berkata bahwa cuma omong kosong jika aku bisa kembali normal, aku tersudut!mereka sering menerorku dan godaan seksual itu hampir tiap jam berkecamuk di otakku, dan tanpa aku sadari, aku yang hampir bangkit jatuh lagi!
sekarang, perasaan bersalah ku semakin berlipat ganda, perasaan bersalah karena aku menjalani hidup sebagai gay, dan perasaan bersalah telah mengecewakan mereka yang memberi waktunya untuk aku berubah, aku merasa bersalah!
teman inilah ceritaku, dan saat ini aku tetap ingin bangkit, aku ingin lepas dari ini semua, aku ingin berubah....

* saat ini dede masih berjuang, berharap teman-teman mendoakannya, dede belum benar-benar sembuh, sebulan yang lalu dede masih jatuh ke dalam dosa yang sama*

Selasa, 28 Juli 2009

catatan tentang perempuan dan intuisi...


bahwa hidup adalah sebuah catatan suatu hubungan yang selalu terkait dengan Sang Pecipta, Alam dan makhluk hidup..


catatan tentang perempuan dan intuisi...
saat aku menulis blok ini adalah pada pukul 03:54 Wib, sebenarnya hanya ingin cerita sedikit tentang hal-hal yang menyakitkan, sebuah perasaan seorang perempuan yang disakiti dan menangis karena menahan sakit yang seharusnya itu tidak terjadi, sebuah penyesalan karena pengkhianatan oleh orang yang menjadi harapannya dimasa depannya,orang yang memang sebenarnya bukan disiapkan untuknya, orang yang cuma singgah sebentar dalam hidupnya tapi membuat nya terus berharap pada orang tersebut, perempuan ini sadar betul tentang kata-kata mungkin dia bukan yang terbaik, perempuan itu sadar betul untuk satu hal yang sangat menyakitkan dalam hidupnya, bahwa dia yang disebut laki-laki itu mengkhianatinya untuk sesuatu yang tidak lebih dari dia, ada rasa benci dan merasa dicampakkan oleh hidup..perempuan itu berusaha bangkit dari keterpurukannya, menggapai langkah untuk menyusun hidup baru, suatu kesempatan yang sangat ditunggunya mungkin tidak hadir hari ini, tapi mungkin besok, besok lagi, lagi lain waktu..
tapi dalam hati dia menangis, dia kecewa, dan tak seorang pun yang tau seperti apa dia saat ini, dia dicampakkan dengan kata-kata "kamu terlalu baik untukku, kamu mungkin bisa lebih bahagia dengan orang lain"
ternyata itu sebuah alasan yang disusun untuk sebuah pengkhianatan, seorang yang ia cintai membuat rencana yang sangat keji, menghianatinya dengan cara yang sangat sadis, sumpah serapah itu yang menjadi doanya, melihat pria yang ia cintai mati, sadis bukan? efek yang laki-laki itu buat,.
tidak berapa lama dari rasa sakit itu, dia disakiti untuk sakit yang belum sembuh, lagi-lagi laki-laki itu, itu-itu juga..betapa sumpah itu akan berjalan terus pada kehidupan pria itu, sebuah intuisi yang tidak diinginkan pun hadir, bahwa pria itu tidak akan pernah merasa indah dicintai dan mencintai, sampai akhir hayatnya, itulah konsekuensi sumpah dan itu adalah gambaran dan bayangan yang akan selalu terjaga, perempuan itu tidak percaya, tau sejauh itu untuk orang yang telah menyakitinya, tapi untuk bilang tidak pun dia tidak bisa, bahkan untuk bilang pada laki-laki itu tentang semua yang ia lakukan itu akan terjadi, dan seperti lingkaran setan, itu akan berulang, berulang dan terus berulang dalam kehidupannya, bahkan satu intuisi bahwa rasa sakit itu cuma bisa disembuhkan oleh perdamaian dalam nama Sang Pencipta.
laki-laki hanya tersenyum dan mengabaikan intuisi perempuan itu..
hanya waktu yang akan berbicara nanti, intuisi karena rasa sakit itu benar atau tidak, cuma masalah waktu...

Senin, 27 Juli 2009

catatan tentang kebijaksanaan

karena kita seringkali keliru dalam menafsirkan dunia.
dunia dalam pikiran kita,
kadang hanyalah suatu bentuk personal.
dunia, kita artikan sebagai milik kita sendiri.
tak ada orang lain yang terlibat disana,
sebab seringkali dalam pandangan kita,
dunia adalah bayangan diri kita sendiri.
ya memang,
jalan kehidupan yang kita temui masih terjal dan berbatu.
manakah yang kita pilih?
melapisi jalan itu dengan permadani berbulu
agar kita tak pernah merasakan sakit atau melapisi hati kita dengan kulit pelapis, agar kita dapat bertahan melalaui jalan-jalan itu?
( 50 cerita bijak)

kata-kata diatas membuat aku sadar 1 hal bahwa " untuk membuat kita nyaman untuk hidup, kadang kala kita harus mengubah cara pandang kita, hati kita, dan diri kita sendiri, dan bukan dengan jalan mengubah dunia ini, aku jadi teringat nasehat seorang teman saya yang saat ini bekerja disebuah instansi pemerintahan, dia adalah kakak tingkat ku semasa kuliah, seorang yang memiliki jiwa pelayan, yah itu menurut aku..
sebuah kata-kata yang sampai sekarang aku ingat, ketika itu aku bercerita banyak kepadanya tentang kondisi pekerjaanku, aku katakanaku capek, aku muak dengan teman-teman kerja aku dan aku merasa tidak nyaman berada dilingkungan kerja ku, aku katakan kepadanya"ih kok mereka nggak berubah yah, dari dulu banyak banget anak baru resign gara-gara sikap mereka!"
tapi jawaban apa yang aku dapat darinya" sebenarnya setiap pekerjaan, dimanapun, apapun posisi kita dan seperti apapun pekerjaan kita bahwa bekerja adalah hal yang harus kita jalani dengan tulus dan biarkan Tuhan campur tangan, karena kuasa Tuhan itu lebih dari apapun, hati manusia bisa diubahkan olehNYA, tapi masalahnya yang diminta Tuhan adalah sudahkah kita berubah untuk bisa menerima mereka apa adanya? sebenarnya kalo kita mau langsung kepada pokok masalahnya adalah, siapakah kita minta mereka untuk berubah?siapa kita?"
perkataan tajam yang sangat menyentuh, sedikit menyakitkan tapi membuat aku sadar bahwa siapa saya?kalo saya ingin nyaman, sayalah yang berubah menerima mereka apa adanya..

aku jadi teringat sebuah cerita bijak, tentang seorang raja yang akan berkeliling negeri untuk melihat keadaan rakyatnya, ia memutuskan untuk berjalan kaki saja, baru beberapa meter berjalan keluar istana kakinya terluka karena terantuk batu. ia berpikir, "ternyata jalan-jalan dinegeriku ini jelek sekali.
aku harus memperbaruinya"
maharaja lalu memanggil seluruh menteri istana. ia memerintahkan untuk melapisi seluruh jalan-jalan dinegerinya dengan kulit sapi yang terbaik.
segera saja para menteri istana melakukan persiapan-persiapan, mereka mengumpulkan sapi-sapi dari seluruh negeri, ditengah-tengah kesibukan yang luar biasa itu, datanglah seorang pendeta menghadap maharaja.
ia berkata kepada maharaja"Wahai paduka, mengapa paduka hendak membuat sekian banyak kulit sapi untuk melapisi jalan-jalandinegeri ini, padahal sesungguhnya yang paduka perlukan hanya dua potong kulit sapi untuk melapisi telapak kaki paduka saja?"
konon sejak itulah dunia menemukan kulit pelapis telapak kaki yang kita sebut sandal.

Jumat, 24 Juli 2009

mengasihi bukan mengasihani

bertelanjang kaki, kulit kumal dan terkadang mereka membiarkan tubuh mereka diterpa debu yang sangat tebal dipinggiran jalan. mengemis demi hidup terkadang terasa sangat menyedihkan, membiarkan harga diri terbuang demi perut kosong dan nafas yang harus dilanjutkan..
angkutan umum yang aku tumpangi melaju sangat kencang, menyusuri jalan-jalan arteri di ibukota jakarta, disetiap sudut lampu merah, sosok mungil bertelanjang kaki, hitam dan dekil, memaksa masuk melahap setiap kesempatan untuk menjual suara mereka yang dinilai dengan recehan, ada yang menghibur tapi ada juga yang membuat perjalanan serasa memuakkan..
aku merasa hari ini lelah sekali dengan banyak hal yang harus dikerjakan, duduk di kursi yang diberikan seorang bapak baik hati, karena status ku sebagai perempuan yang sering dianggap kaum adam untuk dilindungi, aku senang untuk kesempatan itu, bocah mungil itu masuk dan mulai membagikan amplop kepada tiap-tiap penumpang, lucu memang..pada amplop itu ditulis kata-kata yang menyentuh, seperti ini"bapa/ibu,om/tante dan kakak-kakak, kami anak jalanan membutuhkan uluran tangan dari anda-anda semua" bahasa tulisan yang lucu dan tulisan itu diketik dengan menggunakan komputer, sebenarnya siapa dibalik mereka ini semua?belum berhenti aku berfikir sianak tadi mulai bernyanyi dengan suara yang lebih buruk dari dengungan lebah, tapi wajahnya yang lembut dan tatapan maatnya yang penuh simpatik telah membawa aku larut dalam rasa kasihan yang dalam, secepat kilat ku rogoh tasku dan menyelipkan diamplo putih tersebut. selesai bernyanyi anak kecil itupun mulai mengumpulkan amplop putih itu, aku memberikan amplop putih itu kepadanya, terlihat dia memberikan ucapan terimakasih yang daalm, tapi ketika dibelakangku bapak baik hati yang memberikan tempat duduknya untukku tadi mengeluarkan roti yang sangat lezat menurutku, tapi apa yang dilakukan anak kecil tersebut?dia menerima roti itu sambil bersungut-sungut dan berkata"lah pak, saya minta uang buka makanan, lah klo makanan gini aja saya juga bisa beli!"
akh!antara kecewa,kesal dan menyesal, itulah yang ada diotakku, perasaan menyesal mengapa aku memberikan uang itu jika sebenarnya dia mampu beli roti selezat itu, kata-kata kasarnya kepada bapak itu benar-benar diluar dugaanku, ketika angkutan umum yang ku kendarai berhenti di lampu merah, sianak turun sambil berteriak"pada pelit kalian semua..uh belagu"
ha!!!aku serasa melihat kabut diwajah bocah pengamen yang memiliki wajah penuh simpati itu,
pikiran ku terus pada sikap anak tersebut, akhirnya itu menjadi bahan pemikiranku ketika bertemu seorang teman yang bernama siska belina tarigan, seorang lulusan komunikasi yang sangat mencintai anak-anak dan selalu memberi banyak masukan buat ku, Aku tertegun, mulanya aku mengasihaninya kemudian memberikan sedikit uang kepadanya dengan selipan doa dalam hati semoga Tuhan memberikan jalan kepadanya untuk bisa hidup lebih layak lagi, tapi ternyata rasa simpaty ku padanya berubah menjadi rasa kecewa yang begitu mendalam, mulai timbul kekesalan dan rasa menyesal, aku mulai menggerutu dalam hati tentang bocah kecil itu, Kami sering bertukar banyak hal tentang teori kehidupan, masalah agama dan motivasi untuk hal-hal yang positif.aku mulai mengeluarkan uneg-unegku tentang bocah kecil yang menyebalkan itu, tapi diluar dugaan ku, siska berkata”nit, memberi bukan karena kamu mengasihani tapi karena kamu mengasihi, mengasihi diperlukan banyak sekali tawaran-tawaran untuk menolak bahwa kita mengasihi oranglain, yang datangnya tentu dari iblis dan sifat kedagingan kita yang mementingkan diri sendiri. Rasa kasihan sebenarnya itu bagian dari diri kita yang mengambil bagian seandainya saya seperti itu, tentu saya tidak mau, karena saya tidak seperti makanya saya sedikit memberikan apa yang saya punya, sedangkan kasih adalah kita mengasihi,mencintai dan membawa orang yang kita kasihi adalah bagian hidup kita, tentunya jika kita mengasihi kita mampu memberikan apapun yang kita punya, bahkan nyawa sekalipun, dan jika orang yang kita kasihi menyakiti kita atau membuat kita kecewa kita tidak akan memberi ruang dalam hati kita untuk membencinya, tapi memberi setiap ruang dihati kita untuk mendoakannya. Mengasihi sudah tentulah ada rasa kasihan tapi rasa kasihan belum tentu datanganya dari kasih. Coba kamu refleksikan dalam hubungan kita dengan Tuhan?sedangkan kita memberikan sedikit dari yang kita punya, mungkin tidak ada sepersepuluh dari satu persen yang kita punya, ketika mereka membuat kita kecewa kita langsung kesal dan merasa menyesal memberikan itu, tapi Tuhan sungguh hebat, Dia memberikan kita nyawa-NYA untuk menebus kita dari dosa, dan kita malah sering menyakitinya, bukannnya Tuhan kecewa tapi terus mencarimu, mengajakmu kembali kepada jalanNYA, itulah kasih sempurna nit, mengasihi seorang yang tidak sempurna dengan sempurna Dalam hati aku berkata”Tuhan,aku ingin bilang betapa Engkau dahsyat, dan biarlah hatiku yang sekarang Kau baharui agar aku bisa mengasihi sesamaku seperti Engkau mengasihi aku,

prolog

akhirnya setelah mencoba beberapa kali membuat blog, blog dengan judul hidup adalah sebuah catatan tampil juga. sebelumnya aku ingin memperkenalkan nama ku anita taruly nainggolan, aku lahir 25 tahun silam disebuah pulau yang sangat istimewa untuk pendatang dari singapore yang mencari hiburan murah, dan tempat buat pencari uang untuk pendatang dari dalam negeri, Batam..kota kecil yang berbentuk pulau, sangat panas cuacanya, penuh dengan rumah-rumah gubug yang dihuni oleh pendatang dari luar daerah, mereka sering menyebutnya rumah liar. di Batamlah aku dibesarkan selama kurang lebih 16 tahun, setelah itu aku lebih banyak menghabiskan waktu ku ditempat lain, mulai dari medan, lampung, dan kini di Jakarta.
aku gadis biasa yang lahir dari keluarga yang sederhana, tidak terlalu banyak hal yang menyenangkan aku lalui ketika kecil, kepahitan dan rasa sakit yang dalam membuat aku yakin bahwa hidup memang keras, kita tidak boleh lunak dengan hidup jika kita lunak dengan hidup, maka hidup akan keras kepada kita, tapi jika kita keras terhadap hidup maka hidup akan lunak padamu..banyak hal yang telah aku alami dan aku berharap,aku bisa menulis tiap hal yang aku alami dalam blog ini. terimakasih .