Senin, 03 Agustus 2009

Catatan Tentang Berpola Pikir Rohani

bahwa hidup adalah sebuah catatan suatu hubungan yang selalu terkait dengan Sang Pecipta, Alam dan makhluk hidup..

John Owen menulis dalam bukunya yang berjudul "Berpola Pikir Rohani"
"selain menjanjikan pengampunan bagi orang percaya, injil juga menjanjikan damai sejahtera, sukacita, kekuatan dan pengharapan. akan tetapi banyak orang Kristen yang dalam kehidupan rohaninya hanya memperoleh pengampunan dosa semata. mereka adalah orang-orang bodoh yang merasa puas hanya dengan yang sedikit, sementara ada begitu banyak hal yang dapat diperoleh, agar kita memperoleh tidak sekedar pengampunan tetapi lebih dari itu kita harus berpola pikir rohani"

Membaca tulisan John Owen diatas, kita akan berpikir apa maksud dari perkataan "orang-orang bodoh yang merasa puas hanya dengan sedikit" saya berusaha untuk memikirkannya berulang-ulang, sebuah kata-kata yang sangat mmberi ruang kepada saya untuk membaca buku tersebut, berpola pikir rohani, pola adalah kata yang menunjukan bentuk, kerangka atau suatu dasar yang memberikan gambaran dari objek, maka berpola pikir rohani berarti adalah orang-orang yang memiliki bentuk pemikiran rohani, berarti ada harapan, sukacita, damai sejahtera dan kekuatan.
jelas kata-kata diatas memberi makna yang sama dengan apa yang saya paparkan, tapi makna banyak orang Kristen yang hanya mendapatkan pengampunan dosa semata, satu makna yang membuat gambaran bahwa pengampunan bukan hal satu-satunya yang bisa kita dapatkan, dengan berpola pikir rohani kita akan menjadi orang yang terberkati, berpola pikir rohani memberikan satu kekuatan yang menjadikan kita menyadari bahwa satu-satunya cara pikir yang melaluinya kita dimungkinkan untuk dapat menerima kasih Allah, satu-satunya cara pikir yang melaluinya kita dapat menghargai kasih Allah secara benar, satu-satunya cara untuk dapat memahami bagaimana memperlakukan hak istimewa yang dianugerahkan Allah, dan satu-satunya cara yang dapat menghindarkan kita dari kuasa dosa, jadi jelas jika kita dapat berpola pikir rohani maka kita akan memiliki sukacita untuk dapat hidup damai sejahtera, bukan sekedar pengampunan saja tapi akan ada pengharapan yang menghasilkan iman dan membuahkan berkat.
Dengan berpikir rohani pikiran kita tidak dapat dengan mudah untuk beralih kepada hal-hal diluar dari kendali rohani, yang dapat menimbulkan rasa cemas dan gelisah, perasaan berdosa atas keberdosaan kita, dapat membuat kita merasa putus asa.
berpola pikir rohani dapat dimulai dengan melatih pemahaman kita tentang Cinta terhadap Tuhan, cinta adalah kekuatan yang luar biasa yang memberikan suatu dampak yang sangat dalam kepada pribadi, cinta adalah dorongan yang memberikan pengaruh kepada keputusan yang kita ambil, apa yang kita cintai, itulah yang akan menawan kita. pada Amsal 23:26 dikatakan "Hai anakKu, berikanlah hatimu kepadaKu, biarlah matamu senang dengan jalan-jalanKu"
pada ayat ini pun dapat kita lihat bagaimana Tuhan berusaha mencari cinta kita, bahwa hati adalah tempat dimana cinta bersemi, kita harus mencintai Tuhan sepenuh hati bukan karena sekedar tanggung jawab atau takut akan hari penghakiman, tapi cintailah Tuhan karena kamu mencintaiNYA tanpa syarat, tanpa alasan dan biarlah Roh Kudus yang menjadi penjaga hidup mu, latihlah dirimu untuk selalu bersyukur dan carilah DIA untuk menjadi yang utama dalam setiap sendi kehidupanmu, maka berpola pikir rohani akan membawa kita paad apa yang tidak disebut sekedar pengampunan dari Tuhan, tapi akan terjalin satu hubungan yang luar biasa dengan Bapa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar